Home arrow Berita YPC
Selamat Datang! di situs resmi Yayasan Pijar Cendikiawan, sebuah yayasan yang konsen di bidang Energi Terbarukan (Renewable Energy)
 
Berita YPC
Yayasan Pijar Cendikiawan dalam seminar nasional AVoER II E-mail
Ditulis oleh: Barony Herdiarto   
Friday, 31 July 2009

Konsumsi sumber energi nasional yang semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan pertumbuhan perekonomian menjadi suatu tantangan dalam pengelolaan energi nasional. Program konservasi dan diversivikasi energi telah dicanangkan pemerintah khususnya dalam print biru pengelolaan energi nasional 2005 – 2025 dan kepres nomor 5 tahun 2006.

Propinsi Sumatera Selatan dengan kondisi topografi yang berbukit dan dialiri banyak sungai serta pemanfaatan lahan yang sebagian besar untuk perkebunan dan pertanian merupakan potensi pengembangan sumber energi terbarukan seperti arus pasang surut sungai, sekam padi, minyak jarak dll. Selain itu 25% sumber energi tidak terbarukan nasional berada di Sumatera Selatan sehingga menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu tulang punggung bagi penyedia sumber energi tak terbarukan nasional.

Selengkapnya...
 
Hambatan & kondisi ideal pengembangan energi terbarukan E-mail
Ditulis oleh: Barony Herdiarto   
Monday, 20 July 2009

Di banyak negara berkembang termasuk Indonesia sumber energi terbarukan (ET) merupakan sumber energi yang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Suplay energi yang berasal dari sumber ET sudah mencapai angka 13.5% dari total kebutuhan energi dunia. Dimana 77.5% suplay ET berasal dari negara berkembang & negara sedang berkembang namun angka ini diperoleh  dari hydropower & biomass tradisional (arang dan kayu bakar)  yang jumlahnya mencapai 90% dari produksi ET (IEA, 2003). Jika ditinjau dari dampak sosial dan ekologi maka pemanfaatan kedua sumber ET ini harus mendapatkan perhatian lebih serius. Penggunaan biomass tradisional dapat menyebabkan polusi di dalam ruangan dan juga di luar ruangan dan juga dapat menyebabkan penyakit ispa bagi penggunanya. Sedangkan penggunaan hydropower dalam skala besar menyebabkan pengaturan kembali aliran air, pengaturan kembali populasi setempat, pengaturan habitat sekitar dan pengrusakan ”biodiversity”.  Pemanfaatan sumber ET yang dampaknya sangat kecil terhadap lingkungan dan struktur sosial disebut dengan teknologi energi terbarukan  modern  seperti energi angin, matahari, geothermal, modern biomass, micro hyro dan energi laut.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 13 - 18 of 37

Statistik

Visitors: 152686


© 2010 Yayasan Pijar Cendikiawan.
Hosted By VIPNET Lampung