|
Studi Pemanfaatan Panas Buang Kompor Minyak Menggunakan Pipa Tipe Koil |
|
|
Ditulis oleh: Hamim Masruri, S.T
|
|
Friday, 09 May 2008 |
|
ABSTRAK Oleh: Hamim Masruri, S.T
Bakteri patogen dapat dihambat pertumbuhannya jika temperatur dapat dipertahankan diatas 60oC atau dibawah 5oC. Untuk keperluan tersebut penelitian ini difokuskan pada pemanfaatan panas buang kompor minyak yang digunakan oleh pedagang makanan, menggunakan koil pengumpul kalor dengan material pipa tembaga. Tujuan penelitian ini adalah menentukan model ideal kolektor panas dan mengetahui parameter yang berpengaruh terhadap perolehan temperatur air keluaran kolektor panas.
Variabel penelitian difokuskan untuk mengetahui perubahan diameter pipa (2 diameter), jumlah lilitan (3 lilitan), sehingga dapat diketahui model kolektor yang tepat untuk menghasilkan temperatur pengendali pertumbuhan bakteri tersebut. Selanjutnya temperatur tersebut digunakan sebagai media pencuci piring yang digunakan untuk menyajikan makanan pedagang kaki lima. Hasil yang dicapai pada penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa diameter koil yang semakin kecil dan jumlah lilitan yang semakin banyak akan dapat menghasilkan temperatur air keluaran koil yang semakin tinggi. Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah laju aliran air yang dialirkan ke dalam koil absorber, dimana semakin besar laju aliran maka temperatur air luaran koil yang bisa diperoleh semakin kecil. Berdasarkan data-data pengamatan, dapat disimpulkan bahwa model ideal kolektor yang baik untuk digunakan adalah koil dengan 4 jumlah lilitan. Kata kunci : Bakteri patogen, koil pengumpul kalor, kompor minyak, pedagang makanan. Bandar Lampung, 21 Mei 2007
|