Home arrow Berita YPC arrow Kunjungan ke SMK Dharma Utama Tanjung Menang
Selamat Datang! di situs resmi Yayasan Pijar Cendikiawan, sebuah yayasan yang konsen di bidang Energi Terbarukan (Renewable Energy)
 
Kunjungan ke SMK Dharma Utama Tanjung Menang E-mail
Ditulis oleh: Administrator   
Thursday, 02 April 2009

Laporan Kunjungan Tim YPC, 6 Februari 2009

Desa Tanjung Menang merupakan desa tempat didirikannya pilot project Pompa Kapiler Mekanik (PKM) pada tahun 2005. Pada saat instalasi PKM di desa Tanjung Menang Kecamatan Mesuji Timur, peran seta masyarakat dalam penentuan tempat instalasi dan saat instalasi PKM cukup baik sehingga tidak mengalami kesulitan berarti dalam instalasi yang hanya menggunakan peralatan seadanya dan standart instalasi yang jauh di bawah standart keselamatan kerja. Kunjungan ke sekolah terdekat dengan pilot project PKM dilakukan setelah mengetahui bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam hal merawat suatu aset yang bukan milik mereka pribadi masih sangat kurang. Hal ini akan menjadi kendala kemajuan desa Tanjung Menang sendiri karena tidak adanya rasa kepemilikan akan menutup peluang masuknya pihak lain dalam pengembangan wilayah. Terlebih teknologi solar sel dengan kapasitas daya 100 watt yang merupakan sumbangan dari salah satu calon anggota legislatif tingkat dua telah terpasang di masjid desa Tanjung Menang. Jika kedua teknologi energi terbarukan ini terawat dengan baik maka tidak menutup kemungkinan pihak lain untuk melakukan penelitian atau kegiatan percepatan pembangunan di desa Tanjung Menang.

 Untuk itu, sesuai dengan pandangan YPC mengenai pentingnya pengenalan sejak dini mengenai pengertian konservasi energi dan energi terbarukan di bangku sekolah maka terdapat beberapa tujuan kunjungan yaitu (i) Para siswa dapat berperan serta dalam merawat teknologi PKM dan photovoltaic yang telah ada di desa mereka, (ii) Memberikan gambaran mengenai potensi sumber energi yang ada di sekitar tempat tinggal mereka (iii) Memberikan penjelasan akan pentingnya sikap hemat energi dan (iv) Menjajaki potensi siswa di daerah tertinggal dan peran serta mereka pada aplikasi teknologi energi terbarukan.

Kunjungan ke SMK Dharma Utama dilakukan pada hari Jumat tanggal 6 Februari 2009. Kegiatan  ini dilakukan sesuai dengan rencana  yaitu dihadiri oleh seluruh siswa kelas 1 yang berjumlah 60 siswa dan menggunakan salah satu ruang belajar mengajar. Dengan keterbatasan ruang, maka guru pembimbing mengatur agar siswa putri duduk di bangku belajar sedangkan siswa putra seluruhnya berdiri merapat ke dinding belakang. Namun hal ini bukan penghalang bagi mereka untuk mendengarkan dan bertanyajawab mengenai materi yang diberikan. Materi yang diberikan pada kunjungan ini yaitu mengenai perubahan iklim, dampak pertambangan yang tidak berwawasan lingkungan, teknologi energi terbarukan dan ilmu alam umum.

Secara khusus, tim YPC menilai bahwa siswa di desa Tanjung Menang memiliki potensi untuk terus berkembang dalam bidang keilmuannya. Hal ini terindikasi dari kualitas pertanyaan dan kepekaan pertanyaan yang termasuk dalam konteks kelestarian lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam dan informasi terkini mengenai ketersediaan energy. Hal mendasar yang membedakan kualitas pendidikan di daerah terpencil dengan di desa adalah kurangnya informasi yang dapat diakses melalui media televisi, koran bahkan buku pelajaran.

Selain itu didapati fakta bahwa siswa yang tinggal di sekitar keberadaan teknologi energi terbarukan belum memahami kegunaan dari masing-masing teknologi tersebut. Hal ini baru teridentifikasi diluar forum tanya jawab resmi. Hal ini menjadi masukan sendiri bagi program YPC di masa yang akan datang yaitu berupa program pendampingan teknologi.

Walau tujuan sosialisasi dapat dikatakan belum berhasil, namun dari kegiatan ini menunjukkan bahwa potensi yang dimiliki oleh siswa di daerah tertinggal tidak dapat dikesampingkan begitu saja. Secara ketahanan hidup, masyarakat desa lebih kuat dibandingkan masyarakat di kota. Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana mereka tetap memiliki tekad untuk menuntut ilmu demi penghidupan yang lebih baik. Selain itu, siswa di daerah tertinggal harus dipersiapkan mental dan pengetahuannya terhadap keberadaan teknologi terutama teknologi energi terbarukan. Hal ini perlu digaris bawahi karena aplikasi energi terbarukan sangat sesuai untuk daerah terpencil dengan potensi sumber energi terbarukan yang melimpah. Sehingga masyarakat desa khususnya pemuda siap menerima keberadaan teknologi dan mampu memanfaatkan dan merawatnya.

 

 

 
< Prev   Next >

Statistik

Visitors: 152687


© 2010 Yayasan Pijar Cendikiawan.
Hosted By VIPNET Lampung